5 KEBIASAAN YANG KATANYA BURUK NYATANYA TIDAK!

Banyak orang beranggapan dan membuat steriotipe yang belum tentu benar adanya. Jika kita bisa melihat sisi positifnya maka kebiasaan-kebiasaan yang dianggap sepele dan buruk oleh orang lain malah bisa membawa kamu kepada gerbang kesuksesan loh! Ini nih contohnya

Kepo

Entah kenapa rasa ingin tahu dicap sebagai sikap negatif. Sampai muncul istilah kepo yang penggunaannya kadang agak mengesalkan. Bagaimana tak mengesalkan kalau makna kepo saja nggak paham, tapi dengan asal-asalan melabeli orang. Karena rasa ingin tahu jadi tanda seberapa peka kamu dengan lingkungan sekitar.  Selama kamu bisa mencurahkan kepomu ke arah yang positif, dan bukan sekadar ingin ikut campur urusan orang, tentu hal itu bisa jadi aset besar buat bisnismu nanti. Tapi bukan berarti harus menanyai privasi orang lain yaa, itu akan sangat mengganggu hihi.

Suka main media sosial

Tak bisa dipungkiri sekarang adalah era digital dimana semua orang akan memanfaatkan platform sosial media sebaik mungkin. Nah, bagi kamu yang suka bermain sosial media, ada baiknya untuk menjadikan sosial media sebagai tempat kamu mencari rejeki, tidak hanya bisa jualan kamu juga dapat menjadi contoh bagi orang-orang di sekitar kamu atau yang lebih dikenal sebagai influencer, kamu bisa mendapatkan banyak sekali tawaran kerja sama dari hal tersebut.

Nongkrong dengan teman

Ini nih yang sering sekali dilakukan anak muda terutama pada saat akhir pekan. Kesan menghamburkan uang yang sangat melekat pada saat nongkrong ternyata bisa jadi pintu untuk koneksi kamu loh! Kamu bisa mendapatkan teman baru yang justru bisa mengembangkan bisnis kamu atau mungkin bisa mengenalkannya kepada relasinya yang membutuhkan orang-orang seperti kamu!

Cerewet

Eits! Cerewet yang dimaksud disini bukan tong kosong yang nyaring bunyinya yaa, cerewet yang dimaksud adalah supel dan senang berinteraksi dengan orang baru, tidak malu untuk membuka percakapan pada lawan bicara. Karena kalau memang kamu bicara sesuai dengan fakta, bisa membuat orang percaya, dan membangun suasana mengasyikkan, pasti kebiasaanmu banyak bicara ini jadi kelebihan tersendiri. Salah satunya ya memudahkanmu berinteraksi dengan semua kalangan, dan siapa tahu ini bisa membawamu jadi penyiar atau MC kondang. Hihi

Tega pada diri sendiri

"Tega bagaimana sih? Aku tuh sudah hemat sehemat-hematnya biar bisa beli tas mahal yang harganya ratusan juta itu!" Nah ini nih, jangan salah mengartikan tega pada diri sendiri untuk kepentingan dalam jangka waktu singkat, memilah dan memilih mana yang harus diutamakan walaupun kesannya kamu harus tega dengan kemauan kamu, tapi dampak yang dihasilkan sangat baik loh! Kamu bisa membeli pengalaman dari berlibur, atau juga untuk investasi jangka panjang, bukan berarti kamu harus mengesampingkan keperluan kamu hanya untuk keinginan kamu yang kurang penting, tapi prioritaskan apa yang benar-benar penting untuk kamu.

Related Posts